Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Arwana untuk pemula

Cara budidaya ikan arwana
Budidaya ikan arwana

Budidaya ikan arwana bisa jadi merupakan bisnis budidaya ikan yang sangat menguntungkan bagi kebanyakan orang saat ini. Banyak orang mulai melirik jenis ikan ini, baik untuk dibudidayakan maupun sekedar untuk dikoleksi. Tak ayal jika permintaan akan ikan arwana mulai mengalami peningkatan. Memulai bisnis budidaya ikan khususnya arwana bisa jadi pilihan yang tepat bagi anda.

Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang masih banyak dijumpai hingga saat ini. Meskipun ikan ini termasuk jenis ikan predator, namun kepopuleran ikan ini masih saja terdengar di kalangan kolektor ikan. Keuntungan yang berlipat ganda akan dengan mudah anda dapatkan jika mengetahui cara yang tepat dan benar dalam budidaya ikan ini.

Mengapa Ikan Arwana Sangat Diminati?

Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan predator yang cukup popular di seluruh dunia. Hal tersebut terbukti dari nilai ekspor ikan hias yang terus meningkat, tak ayal jika saat ini Indonesia menjadi pengekspor ikan hias posisi ke-5 dunia. Sejumlah negara yang kerap mengimpor ikan hias dari Indonesia, yaitu Singapura, Jepang, Amerika Serikat, Malaysia, dan Cina.

Sudah tidak diragukan lagi bahwa ikan arwana memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Meskipun statusnya kini termasuk hewan yang terancam punah, namun perdagangan ikan arwana tetap masih diperbolehkan secara hukum, namun dengan syarat yaitu arwana yang diperdagangkan adalah hasil dari penangkaran atau hasil pembudidayaan. Itulah mengapa jenis ikan ini memiliki nilai yang tinggi.

Beberapa orang menilai bahwa memelihara ikan arwana cukup sulit karena beberapa faktor seperti modal yang cukup besar untuk membeli bibit, area dan media pemeliharaan yang cukup mahal, serta teknik pembudidayaan yang dinilai dapat membutuhkan biaya yang tidak murah. Namun hal tersebut sepadan dengan keuntungan yang anda dapatkan dari memeilihara jenis ikan ini.

Kegiatan budidaya arwana ini juga dapat dilakukan pada skala rumahan, bahkan dengan lahan terbatas sekalipun. Meskipun bisnis budidaya ikan arwana telah menyentuh skala global, namun usaha ini tetap bisa dirintis dari modal kecil sekalipun dengan diawali membeli anakan arwana. Harga anakan arwana tidak terlalu mahal dibandingkan dengan indukan (arwana dewasa).

Ikan Prestisius Pembawa Hoki

Namun anda tidak perlu khawatir karena jika anda tekuni bisnis ini, keuntungan yang besar akan anda dapatkan. Disamping itu, ikan arwana juga memiliki banyak kelebihan dibandingkan jenis-jenis ikan hias yang lain. Tidak seperti ikan hias dan ikan konsumsi lain, harga jual ikan Arwana dinilai cukup stabil dan tidak mudah anjlok. Dari dulu hingga saat ini, bisnis ini masih tetap digandrungi.

Selain penampilan ikan arwana yang dinilai menarik dan prestisius, ikan jenis ini juga banyak digemari karena dipercaya sebagian orang bisa membawa keberuntungan dan dapat melindungi sang pemilik dari roh jahat serta nasib buruk. Lebih dari itu, semakin besar kondisi tubuh ikan, maka semakin mahal harga jualnya. Disitulah mengapa jenis ikan ini masih banyak diminati.

Menghasilkan Omzet Hingga Jutaan Rupiah

cara budidaya ikan arwana golden black
Arwana golden black

Sebagian orang melihat bahwa bisnis budidaya ikan arwana tidak mudah untuk dilakukan apalagi menghasilkan ikan arwana yang dapat berumur panjang. Pada umumnya ikan arwana dapat hidup cukup lama yaitu mencapai 35-40 tahun. Dengan umur hidup yang cukup panjang, ikan ini sering disebut sebagai ikan yang kekal abadi.

Mengapa budidaya ikan arwana cukup sulit? Hal ini disebabkan karena jumlah bibit arwana lebih sedikit jika dibandingkan ikan konsumsi. Dalam setahun, ikan ini hanya dapat melakukan perkawinan 1-2 kali saja. Dari hasil perkawinan tersebut, satu ekor indukan hanya dapat menghasilkan 40-50 telur dengan prosentasi kemungkinan bertahan hidup dan dipelihara mencapai 70% saja.

Menurut salah satu narasumber yang juga merupakan pelaku bisnis di bidang ini, diperlukan modal kurang lebih Rp 100 juta untuk memulai usaha perdagangan ikan hias Arwana. Angka tersebut digunakan ntuk pengadaan akuarium 10 unit (± Rp 40 juta) dan pengadaan anakan Arwana 10 ekor (± Rp 60 juta). Diperlukan kesabaran, keuletan, dan pengalaman lebih untuk memulai bisnis ini.

Keuntungan dari budidaya ikan arwana baru bisa dilihat setelah minimal satu tahun memulai usaha. Maka dari itu bisnis budidaya ikan arwana dapat disebut bisnis tahunan. Berasarkan penuturan narasumber, dalam setahun dapat dilakukan penjualan sekitar 600 ekor arwana dengan omzet mencapai Rp 3 miliar dengan keuntungan bersihnya hanya 30% dari omzet.

5 Jenis Ikan Arwana Paling Laku di Pasaran

Budidaya arwana super red dan info harganya
Arwana super red

Tahukah anda bahwa saat ini Indonesia menjadi produsen ikan hias arwana terbesar di dunia? Sejak tahun 1970an, ikan arwana telah banyak dibudidayakan khusus jenis ikan arwana super red. Tidak hanya itu, masih terdapat beberapa jenis arwana yang dikenal masyarakat antara lain arwana super red, arwana golden, araipama, arwana silver atau brazil, dan arwana golden red.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan jenis-jenis arwana dibawah ini.

1. Arwana Super Red

Umumnya jenis ikan ini berasal dari Kalimantan dan seringkali ditemukan di daerah sungai Kapuas dan danau Sentarum. Wilayah ini juga dikenal sebagai habitat dari Super Red. Ikan ini bercorak merah yang muncul pada sirip, bibir dan sungut. Warna merah juga ditemukan pada bagian tubuh lainnya seperti pada tutup insang dan pinggiran sisik. Cek juga Harga anakan arwana super red

2. Arwana Golden

Ikan arwana jenis ini merupakan salah satu varietas dari jenis Golden. Jenis ikan ini banyak ditemukan pada wilayah Trengganu, Danau Bukit Merah, Perak, dan Johor di sekitar Malaysia. Nama ikan ini juga bisa disesuaikan dengan tempat ditemukannya, yaitu Golden Pahang, Malaysia Gold, dan lain-lain.

3. Araipama

Arapaima merupakan ikan air tawar terbesar di dunia. sebenarnya arapaima merupakan kerabat arwana. Arapaima dewasa bisa mencapai panjang hingga lebih dari 3 meter dengan berat sampai dengan 200 kg. Ikan ini dapat bernapas dengan mengambil udara langsug dari atmosfer (obligate air breather).

4. Arwana Silver atau Arwana Brazil

Ikan ini memiliki bentuk tubuh dan sirip yang panjang mulai dari bagian tengah badan sampai pada ujung ekor. Arwana Brazil dapat tumbuh sampai 50 - 60 cm. Awalnya, jenis ini berasal dari Amerika Selatan, namun saat ini sudah dapat di kembangbiakkan di Indonesia. Arwana silver sangat indah ketika beranjak dewasa dengan tubuh yang besar.

5. Arwana Golden Red

Ikan arwana jenis ini merupakan verietas dari arwana Golden dan sering dijumpai di daerah Mahato, Riau. Jenis arwana ini juga sering disebut sebagai Red Tail Golden. Warna dasar sisik RTG umumnya berwarna biru, hijau, atau emas. Cek juga Harga arwana golden red

Dari beberapa jenis ikan arwana yang telah disebutkan diatas, jenis arwana super red adalah yang paling mahal serta banyak diminati masyarakat lokal maupun luar negeri karena penampilannya paling menarik dan unik.

Baca juga: Jenis Penyakit Arwana dan Tips Cara Mengatasinya

Cara Budidaya Ikan Arwana


Langkah budidaya ikan arwana

Membudidayakan ikan arwana tergolong cukup sulit sehingga membutuhkan keuletan yang tinggi. Dalam pembudidayaan ikan ini diperlukan wadah atau media pembudidayaan yang cukup luas khususnya dalam skala yang besar. Namun Anda tak perlu khawatir jika tidak memiliki lahan yang luas karena anda masih dapat menggunakan akuarium.

Berikut ini adalah 8 cara budidaya ikan arwana dengan mudah.


1. Memilih Jenis Ikan

Awalnya anda akan merasa bingung karena jenis ikan arwana yang cukup banyak. Namun tak perlu khawatir, jika anda memiliki modal cukup besar dan menginginkan keuntungan yang besar pula, maka Anda wajib memilih arwana super red karena terkait dengan harga jual super red cukup tinggi. Untuk harga bibit super red per ekor dapat mencapai 1 juta rupiah.

Baca juga: Cara Membedakan Arwana Jantan dan Betina

2. Menata Tempat Penangkaran

Proses budidaya arwana membutuhkan tempat yang tepat dan baik. Hal yang perlu anda perhatikan adalah dengan menyediakan kolam atau akuarium yang telah dihiasi dengan batu-batuan. hal tersebut perlu dilakukan karena arwana dapat merasa betah dan bertahan lama sehingga dapat menghindari kematian ikan dan cacat dalam pertumbuhannya.

3. Menjaga Ph Air

Karakter air yang digunakan dalam proses budidaya juga perlu diperhatikan. Air di dalam kolam atau akuarium harus selalu jernih dan memiliki sirkulasi serta aliran yang baik dengan pemasangan filter pada kolam. Penting juga untuk menjaga kadar Ph dalam air dengan angka 6 atau 7 dan tidak boleh lebih atau kurang karena akan berdampak buruk pada ikan.

4. Memperhatikan Suhu Air

Arwana suka dengan cahaya sehingga Anda harus menerangi akuarium atau kolam jika lokasinya tertutup atau terhalang matahari. Namun ikan ini juga tidak bisa hidup di bawah paparan sinar matahari secara langsung. Suhu yang dikehendaki dalam proses tersebut berkisar antara 26 hingga 30 derajat celcius.

5. Perhatikan Media yang Digunakan

Untuk budidaya ikan dengan media akuarium, anda perlu menyediakan beberapa akuarium karena ikan arwana dewasa yang berukuran besar tidak bisa ditempatkan dalam satu akuarium yang sama. Metode budidaya dengan akuarium ini membutuhkan peralatan yang lengkap seperti alat pengatur suhu, oksigen pembuat gelembung, dan sirkulasi air.

Sedangkan untuk budidaya dengan media kolam, diperlukan kolam yang luas agar bisa menampung beberapa induk arwana sehingga dapat membuat pergerakan ikan arwana besar menjadi lebih mudah dan fleksibel. Kombinasi diantara keduanya juga dapat dilakukan dengan memindahkan induk yang sebelumnya telah dirawat di aquarium ke kolam.

6. Pembesaran Benih

Langkah berikutnya adalah pembesaran benih. Untuk proses ini perlu menunggu anakan mencapai ukuran 12 cm. Anakan yang masih berukuran 1 cm dapat diberi makan cacing pita. Perlu diketahui bahwa anakan yang telah dewasa dan berukuran sekitar 12 cm perlu dipisahkan dari anakan lainnya karena akan memakan anakan yang lebih kecil.

7. Pakan Ikan

Untuk pakan ikan, bisa berupa 32% protein dicampur dengan pakan hidup seperti ikan mas, potongan daging, udang, dan kepiting kecil. Untuk pemberian pakan, bisa ditakar 2% dari berat tubuh ikan setiap hari. Anda bisa memberikannya 2x di pagi dan sore hari.

8. Merawat Ikan Arwana

Ikan yang telah dewasa umumnya berusia 4 tahun dengan karakteristik panjang tubuh sekitar 45-60 cm. Perbedaan jenis kelamin dapat diketahui saat arwana berumur 3-4 tahun dengan memerhatikan ukuran tubuh dan ukuran rongga mulut. Ikan jantan lebih mudah dikenali dari bentuk dan perilakunya yang defensif terhadap anakan.

Baca juga: Cara Merawat Ikan Arwana

Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan уаng cukup sulit untuk dibudidayakan karena biaya dan modal yang cukup mahal. Namun apabila bisnis budidaya ikan arwana dapat anda tekuni, bukan tidak mungkin keuntungan berlipat ganda akan anda dapatkan. Maka tidak ada alasan bagi anda untuk mencoba bisnis menguntungkan ini melalui cara yang telah kami jelaskan diatas.

Labels: Ikan arwana

Thanks for reading Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Arwana untuk pemula. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Arwana untuk pemula"