Langkah Termudah Budidaya Ikan Louhan untuk Pemula

budidaya ikan louhan
Budidaya ikan louhan

Mungkin Anda berpikiran untuk membuka usaha ikan hias, namun masih bingung mau membuka usaha ikan hias apa, karena memang banyak pilihan. Salah satu usaha ikan hias yang bisa mendatangkan keuntungan adalah budidaya ikan louhan. Tentunya, agar bisa menjadi pengusaha ikan louhan yang sukses, dibutuhkan usaha dan kerja keras.

Jika Anda masih seorang pemula, maka berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk membudidayakan ikan louhan.

Cara Budidaya Ikan Louhan


Tips budidaya ikan louhan kamfa
Gambar kamfa f2

Karena Anda masih pemula, sebaiknya Anda mengikuti langkah-langkah berikut ini, agar Anda bisa menghasilkan ikan louhan yang berkualitas, yang pastinya menguntungkan Anda nantinya.

1. Persiapan wadah

Untuk wadah ikan louhan, Anda bisa menggunakan kolam atau akuarium, namun pastikan ukuran kolam dan akuariumnya berukuran 4 kali dari panjang ikan louhan yang akan Anda budidayakan, untuk mencegah wadahnya agar tidak terlalu kecil.

Jika Anda berencana untuk memelihara ikan louhan lebih dari 1 ekor, siapkan sekat kaca untuk mencegah adanya perkelahian antar ikan louhan, karena ikan louhan dikenal agresif dan akan mengambil tindakan jika daerah kekuasaannya diganggu.

Selain kolam atau akuarium, Anda juga harus mempersiapkan hal-hal lain, seperti lampu UV untuk pencahayaan, filter air, aerator, bebatuan, dan tanaman air, agar ikan louhan merasa nyaman dan seperti berada di habitat aslinya.

2. Persiapan air

Setelah wadahnya siap, maka berikutnya adalah mempersiapkan airnya. Suhu air yang nyaman untuk ikan louhan adalah antara 32 sampai 35 derajat Celsius, dan pH normalnya antara 6,5 sampai 7,5.

Perlu diingat, Anda perlu melakukan pengendapan lebih dulu selama 1 hari. Caranya adalah dengan mengisi wadahnya dengan air, lalu berikan airnya garam khusus untuk ikan hias, yang bisa Anda dapatkan di toko hewan terdekat. Tujuannya adalah menjaga airnya agar selalu dalam kondisi pH yang cocok dengan ikan louhan.

3. Persiapan makanan untuk ikan louhan

Makanan yang baik untuk budidaya ikan louhan tentu saja makanan yang memiliki nutrisi tinggi, sehingga bisa mempercepat proses pertumbuhan ikan louhan. Anda bisa menyiapkan makanan berupa cacing sutra, kutu air, jangkrik, atau makanan kemasan pabrik berupa pelet.

Untuk pelet, sebaiknya Anda tak terlalu banyak memberikan pelet pada ikan louhan, karena pelet merupakan buatan pabrik, yang sudah dicampur dengan bahan kimia, sehingga bisa mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan ikan louhan. Berikan pelet bila perlu saja.

4. Pemilihan indukan

Langkah awal untuk memilih indukan adalah Anda harus tahu perbedaan ikan louhan jantan dengan ikan louhan betina. Ikan louhan jantan memiliki dahi jenong, sirip yang lebih besar dan lebar, serta warnanya lebih cerah, sementara ikan louhan betina memiliki dahi yang rata, sirip yang lebih kecil, dan warnanya didominasi warna gelap.

Setelah mengetahui perbedaan ikan louhan jantan dan betina, berikutnya adalah memilih indukan yang baik. Indukan yang baik memiliki ciri-ciri jenong yang proporsional atau sesuai dengan besar tubuh ikan, bulatan mata penuh dengan warna merah, sirip punggung dan perut serta ekornya sama panjang, tubuh berwarna kuning atau merah cerah, dan terlihat bintik hitam dari ekor sampai insang.

Jika indukan yang berkualitas sudah dipilih, maka kemungkinan Anda mengalami kegagalan dalam membudidayakan ikan louhan bisa diperkecil.

Lihat juga: Daftar Jenis Ikan Louhan dan Harganya

5. Proses pemijahan

Untuk proses pemijahan ini, ada baiknya Anda mengetahui ciri-ciri indukan yang siap untuk dipijah. Ciri-cirinya antara lain adalah perut ikan louhan betina terlihat buncit, ikan louhan jantan terlihat selalu bersama-sama dengan ikan louhan betina, ikan louhan jantan lebih agresif, dan ikan louhan jantan dan betina saling bertatapan jika dipisah dengan sekat kaca.

Selanjutnya, proses pemijahan bisa dimulai. Siapkan ikan louhan jantan dan betina dengan rasio 1:1, atau satu ekor jantan dan satu ekor betina. Masukkan keduanya ke dalam kolam atau akuarium, namun pisahkan mereka dengan sekat.

Perlahan-lahan bukalah sekat ini. Jika mereka berkelahi, maka pasang kembali sekatnya. Jika sudah saling mengenal dan tertarik, baru Anda bisa membuka sekatnya. Setelah itu, tutup kolam atau akuarium dengan tutup berwarna gelap, agar kedua ikan louhan merasa nyaman selama proses perkawinan.

Proses pemijahan ini bisa berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 48 jam sampai 50 jam, karena itu Anda harus bersabar untuk menunggunya.

6. Proses pemisahan telur

Proses selanjutnya adalah pemisahan telur. Anda bisa lihat dasar kolam atau akuarium untuk telur dari ikan louhan ini. Jika telurnya berwarna putih susu, maka itu adalah telur yang gagal dibuahi, sementara jika terdapat bintik hitam, maka telur itu berhasil dibuahi.

Berikutnya Anda bisa memilih, apakah akan membiarkan indukan ikan louhan berada di kolam yang sama dengan telur mereka, atau memisahkan mereka dari telurnya. Jika dibiarkan, maka indukan ikan louhan akan mengipasi telur-telurnya untuk menjaga sirkulasi udara. Anda juga harus memberikan makan yang banyak untuk mencegah mereka memakan telur mereka sendiri.

7. Proses perawatan larva ikan louhan

Setelah menetas, Anda bisa memisahkan indukan dan anakan agar anakan tidak dimakan oleh indukan ketika kelaparan. Perhatikan pula suhu airnya agar larva bisa tetap hidup. Suhu yang pas untuk larva ikan louhan adalah sekitar 28 sampai 35 derajat Celsius, dan pH antara 6 sampai 8,5.

Larva ini masih belum wajib untuk Anda beri makan, karena di dalam kantung telurnya masih terdapat cadangan makanan. Setelah 4 hari, barulah Anda bisa memberikan larva ikan louhan ini makanan, berupa kutu air.

Selama memberikan makan larva ikan louhan, tutup pipa pompa air dengan kain kasa, agar larva tidak masuk ke lubang pipa, dan untuk menjaga kebersihan airnya.

Baca juga: Cara Mempercepat Pertumbuhan Ikan Louhan

8. Melihat kualitas larva

Ciri-ciri dari larva yang berkualitas antara lain adalah memiliki anggota tubuh lengkap dan tak memiliki cacat, terdapat jenong di bagian dahi, tubuhnya panjang, memiliki bintik hitam dari insang sampai ekor, dan warnanya kemerahan.

Jika Anda mendapati larva ikan louhan selain dari kondisi di atas, maka sebaiknya Anda segera melakukan penanganan.

9. Panen ikan louhan

Sebelum dipanen, sebaiknya Anda tak memberi ikan louhan makan, dengan tujuan agar ikan louhan tak kekurangan oksigen selama perjalanan. Usahakan pula proses pemanenan ini dilakukan pada sore hari agar suhu air tak panas.

Anda bisa menggunakan saringan untuk mengambil ikan, dan ember untuk tempat tinggal sementara ikan louhan. Ingat, air di dalam embernya sudah harus dilakukan pengendapan dengan garam khusus ikan hias. setelah itu Anda kemudian bisa memindahkan ikan louhan untuk dipindahkan ke ember.

Baca juga: Tips Budidaya Ikan Louhan di Akuarium

Makanan yang Cocok untuk Budidaya Ikan Louhan


cara budidaya ikan louhan super red
Louhan super red

Agar Anda tak salah dalam memberikan makan ke ikan louhan yang Anda budidayakan, maka berikut ini adalah makanan yang cocok untuk ikan louhan.

1. Makanan untuk menambah kejenongan ikan louhan

Untuk menambah kejenongan ikan louhan, maka Anda bisa memberikan ikan louhan milik Anda itu kodok atau katak. Alasannya adalah katak memiliki kandungan protein yang tinggi. Makanan lain yang bisa Anda berikan adalah ikan kecil, atau cacing, karena cacing bisa didapatkan di mana saja. Jikalau harus membeli pun harganya tergolong murah.

2. Makanan untuk pertumbuhan ikan louhan

Selain makanan yang berguna untuk menambah kejenongan ikan louhan, ada pula makanan yang bisa mempercepat pertumbuhan ikan louhan. Makanan itu antara lain adalah pelet buatan pabrik karena mengandung protein, lemak, dan karbohidrat. Namun, seperti disebutkan sebelumnya, jangan terlalu banyak memberikan pelet pada ikan louhan.

Makanan lainnya yang bisa Anda berikan untuk pertumbuhan ikan louhan adalah jangkrik, karena mengandung protein yang tinggi, serta cacing tanah, yang mengandung karbohidrat dan lemak cukup tinggi.

3. Makanan untuk mempercerah warna ikan louhan

Untuk mempercerah warna ikan louhan, maka Anda bisa memberikan makanan berupa udang, karena udang mengandung Pigmen Astaxanthin untuk mempercerah warna sisik ikan louhan. Makanan lainnya yang juga bisa untuk mempercerah warna ikan louhan adalah kelabang dan juga lobster.

Baca juga: Cara Merawat Anakan Ikan Louhan

Kendala dalam Budidaya Ikan Louhan


jenis ikan louhan golden base
Louhan golden base

Dalam membudidayakan ikan louhan, Anda pasti akan menemukan kendala. Tinggal pandai-pandai Anda menghadapi kendala tersebut. Kendala yang paling sering dihadapi adalah munculnya penyakit pada ikan louhan milik Anda. Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang ikan louhan.

1. Jamur

Ikan louhan bisa diserang penyakit jamur, dan penyebabnya adalah air yang kurang terjaga kebersihannya. Agar tak terserang penyakit jamur, maka Anda harus rajin menguras kolamnya paling tidak seminggu sekali. Selain itu, Anda juga harus melakukan pengendapan garam, karena garam memiliki sifat panas terhadap bakteri atau jamur, sehingga penyakit jamur bisa dicegah.

2. Luka

Biasanya, ikan louhan yang memiliki luka adalah akibat dari perkelahian dengan sesama ikan louhan. Cara agar luka ikan louhan ini tak bertambah parah adalah memisahkannya dengan ikan louhan lain, dan memberikan antibiotik untuk mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, Anda juga harus rajin memberikannya makan, sehingga gizi bisa terpenuhi, dan menutup luka yang diderita ikan louhan.

3. White spot

Munculnya white spot di tubuh ikan louhan ini disebabkan oleh penyakit jamur yang berlebihan. Cara mencegah penyakit yang tergolong sulit disembuhkan ini sama seperti pencegahan penyakit jamur, yaitu menjaga kebersihan air dalam kolam atau akuarium, dan juga melakukan pengendapan garam.

4. Stres

Sama seperti manusia, ikan louhan juga bisa merasakan stres. Stres pada ikan louhan ditandai dengan memudarnya warna ikan louhan, sering bersembunyi di dekat pompa air, munculnya belang hitam, dan mengempesnya jenong yang ada di dahi ikan louhan.

Penyebab stres pada ikan louhan ini bisa macam-macam, mulai dari kualitas air yang kurang baik, penempatan akuarium yang salah, kurang pencahayaan, pemberian makanan yang salah, sampai yang tergolong sepele, yaitu warna baju pemiliknya.

Untuk bisa mengatasi stres pada ikan louhan, maka penyebab di atas harus diperbaiki, serta ikan louhannya harus dilatih untuk menghadapi berbagai macam situasi agar tak mudah kaget.

5. Mulut busuk dan kembung

Ikan louhan bisa menderita mulut busuk dan kembung jika Anda memberikan makanan yang tak higienis. Gejala dari perut kembung adalah perutnya membengkak dan berwarna merah. Untuk mengobati penyakit ini, maka harus diberikan antibiotik, antijamur dan antibakteri.

Baca juga: Tips Cara Menyembuhkan Ikan Louhan dari Jenis-jenis Penyakit

Jadi, sudah siap untuk membudidayakan ikan louhan dan mendapatkan keuntungan?

Labels: Ikan louhan

Thanks for reading Langkah Termudah Budidaya Ikan Louhan untuk Pemula. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Langkah Termudah Budidaya Ikan Louhan untuk Pemula"