Cara Budidaya Ikan Arwana di Akuarium Bagi Pemula

Cara budidaya ikan arwana di tempat akuarium

Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan air tawar dengan tubuh indah dari Asia Tenggara. Ikan arwana termasuk jenis ikan hias yang banyak orang suka. Bahkan saking banyaknya orang yang hobi berburu ikan arwana, menjadikan harga ikan arwana sangat fantastis. Satu ekornya bahkan mencapai angka jual sebesar 5 hingga 10 juta rupiah.

Dengan kemampuan jual yang sangat tinggi tersebut, menjadikan ikan arwana sebagai salah satu jenis ikan yang pantas dibudidayakan. Untuk budidaya ikan arwana, Anda yang notabennya merupakan seorang pemula dapat membudidayakan di akuarium. Berikut cara budidaya ikan arwana di akuarium bagi pemula yang harus Anda tahu dan pahami. Cek informasinya di bawah ini!

Cara Budidaya Ikan Arwana di Akuarium


Gambar budidaya ikan arwana super red

Siapkan media untuk budidaya ikan arwana


Langkah awal yang Anda harus lakukan dalam budidaya ikan arwana adalah menyiapkan media untuk budidaya. Karena kali ini kita akan belajar tentang cara budidaya ikan arwana di akuarium, maka media budidaya yang Anda harus siapkan adalah akuarium yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan budidaya Anda. Sementara untuk perlengkapannya, Anda perlu siapkan alat pengukur suhu, heater, aerator, lampu dan filter air.

Pilih jenis ikan arwana yang baik


Jenis ikan arwana sangat banyak. Sehingga dalam budidaya yang Anda perlu perhatikan selanjutnya adalah menentukan jenis ikan arwana yang Anda akan budidayakan. Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan yang besar, maka ada baiknya jenis ikan arwana yang Anda budidayakan adalah arwana super red dengan harga lebih dari 5 juta rupiah untuk yang dewasa.

Hanya saja membeli benihnya juga mahal karena satu ekor benih ikan arwana red dihargai 500 ribu sampai dengan 1 juta rupiah. Akan tetapi jika Anda kebetulan tidak memiliki modal yang cukup besar dalam budidaya ikan arwana, memilih jenis ikan arwana yang lain bisa Anda lakukan.

Persiapkan indukan ikan arwana


Kualitas indukan ikan arwana yang ingin Anda kembangbiakkan tentu sangat berpengaruh atas hasil yang nantinya akan Anda dapatkan. Jika indukan yang Anda gunakan memiliki kualitas yang sangat baik, maka kemungkinan besar hasil yang Anda bisa dapatkan juga akan baik. Pun begitu dengan sebaliknya. Karena itulah memilih indukan yang berkualitas tinggi sangatlah penting.

Ikan arwana yang sudah mencapai umur 4 tahun atau lebih, merupakan jenis ikan arwana yang sudah siap untuk dikembangbiakkan. Ada baiknya agar ikan arwana ini harus dipisahkan dengan ikan arwana yang lain. Hal ini karena ikan arwana yang akan dikembangbiakkan perlu mendapat perlakuan khusus. Salah satu perlakuan khusus yang harus diberikan yaitu pemberian nutrisi dan pakan khusus berupa udang.

Baca juga: Cara Membedakan Ikan Arwana Jantan dan betina

Perhatikan kapan waktu yang pas untuk pengembangbiakan


Langkah selanjutnya adalah Anda harus paham dengan ikan arwana mana saja yang sudah menemukan pasangan. Anda bisa tahu ikan arwana yang sudah menemukan pasangan atau belum dengan cobalah untuk memperhatikan ikan tersebut secara seksama didalam akuarium.

Jika terdapat dua ikan yang berlainan dan sering berenang berdampingan dengan kepala dan ekor saling menempel, maka bisa dipastikan ikan arwana tersebut sudah menemukan pasangannya. Ketika Anda sudah menemukan ikan arwana bertingkah semacam itu, maka ikan tersebut harus segera Anda pindahkan ke dalam akuarium khusus untuk pengembangbiakan. Akuarium yang digunakan perlu dibuat dengan senyaman mungkin untuk ikan arwana yang akan berkembangbiak tersebut.

Dalam proses bertelur sendiri, ikan arwana tidak perlu dibantu. Hal ini karena ikan arwana yang berkelamin jantan seakan - akan memakan telur setelah ikan arwana betina mengeluarkan telur - telurnya. Pada saat itulah ikan arwana jantan akan membuahi telurnya sampai menjadi larva dan akan tumbuh menjadi anakan ikan nantinya.

Pembesaran benih


Benih dari ikan arwana akan berukuran 1 cm. Untuk benih yang sudah berukuran 1 cm tersebut, baiknya diberi makan cacing pita. Setelah benih – benih tersebut tumbuh besar sampai berukuran 12 cm maka benih tersebut bisa segera Anda pisahkan dari induknya. Hal ini diperlukan agar induk ikan arwana tidak memakan benih tersebut ketika mereka sedang dalam keadaan lapar.

Baca juga: Tips Memelihara Anakan Ikan Arwana

Panen ikan arwana


Ketika ikan arwana sudah berhasil Anda budidayakan dan warna ikannya sudah terlihat bagus, maka ikan arwana sudah siap untuk dipanen. Anda dapat segera mencari penyalur ikan arwana atau pedagang besar yang mau membeli hasil panen ikan arwana yang Anda budidayakan. Akan tetapi baiknya Anda cari kenalan dulu yang banyak jauh - jauh hari sebelum masa panen ikan arwana tiba agar bisa membandingkan harga antara pedagang yang satu dengan pedagang yang lain supaya bisa mendapatkan harga jual ikan arwana terbaik.

Baca juga: Penyakit yang sering menyerang Ikan Arwana dan tips cara mengatasinya

Itulah cara budidaya ikan arwana di akuarium dari awal sampai panen yang Anda harus terapkan. Untuk pemula, perhatikan secara seksama cara budidaya diatas dan carilah pakan terbaik agar ikan arwana tumbuh maksimal. Selamat mencoba!

Labels: Ikan arwana

Thanks for reading Cara Budidaya Ikan Arwana di Akuarium Bagi Pemula. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Cara Budidaya Ikan Arwana di Akuarium Bagi Pemula"