5 Penyakit yang Sering Menyerang Ikan Arwana dan Cara Mengatasinya

Daftar jenis penyakit ikan arwana dan tips bagaimana cara mengatasinya

Ikan Arwana atau Scleropages Formosus ini merupakan jenis ikan hias air tawar yang bisa dibilang cukup tangguh terhadap berbagai macam serangan penyakit, jika dibandingkan dengan jenis ikan hias air tawar yang lainnya. Tetapi demikian, tak berarti penyakit tersebut tidak bisa hinggap pada tubuh ikan Arwana satu ini. Ada beberapa jenis penyakit yang dianggap paling sering menyerang ikan Arwana, bahkan beberapa diantaranya ada yang menjadi penyebab utama matinya ikan Arwana tersebut.

Tetapi Anda tidak perlu khawatirkan masalah tersebut, karena pada artikel kali ini kami akan menginformasikan kepada Anda tentang beberapa jenis penyakit yang sering menyerang ikan Arwana dan cara mengatasinya. Penasaran? Mari simak selengkapnya di bawah ini.

Daftar Penyakit yang Sering Menyerang Ikan Arwana dan Cara Mengatasinya


1. Gigit ekor

Biasanya gejala awal dari jenis penyakit satu ini adalah adanya perilaku ikan Arwana yang hulir mudik di dalam aquarium dan tampak gelisah. Ciri - ciri dari penyakit gigit ekor pada ikan Arwana sendiri biasanya terlihat dalam beberapa hari. Penyakit tersebut ternyata juga akan membuat selaput pada bagian sirip ekor robek, bahkan apabila semakin parah maka akan sisakan jari sirip ekornya saja. Meskipun di awalnya hanya ada robekan kecil, tetapi apabila dibiarkan maka akan sangat merusak selaput sirip bahkan jari sirip ekor ikan Arwana tersebut.

Untuk mengatasi penyakit gigit ekor pada ikan Arwana sebetulnya mudah sekali, sebab Anda hanya perlu memindahkan ikan Arwana tersebut ke dalam kolam karantina yang berisikan air bersih dan steril. Tidak hanya itu saja, Anda juga perlu menambahkan sekitar 20 tetesan obat Tropical Fish Medicine ke dalam aquarium karantina ikan Arwana tersebut. Silakan biarkan ikan Arwananya sampai benar – benar terbebas dari parasit pada ekornya.

Baca juga: Cara Merawat Ikan Arwana

2. Tutup insang melengkung

Dilihat dari namanya saja, Anda pastinya bisa menerka – nerka bahwa penyakit dengan jenis ini akan menyerang bagian tutup insang pada ikan Arwana. Sesekali Anda akan melihat ikan yang tutup insangnya tampak terbuka, sehingga bagian insangnya tampak jelas. Ciri lain ikan Arwana terserang penyakit ini adalah terjadi perubahan warna pada bagian insang yang jadi kehitaman.

Untuk mengatasinya mudah sekali, Anda bisa melakukannya dengan cara memberikan suplai oksigen murni secara langsung ke arah insang ikan Arwana. Tutup insang yang melengkung ini bisa diperbaiki dengan cara melakukan operasi kecil di bagian tepian tupu insang ikan Arwana. Pastinya untuk melakukannya butuh keahlian yang cukup.

3. Ikan Arwana tidak mau makan

Kadang kalanya Anda juga kerap kali menemukan ikan dengan jenis ini enggan atau justru tidak mau makan. Salah satu faktor yang jadi penyebab utamanya adalah karena terlalu sering diberikan kelabang hidup. Ini pada akhirnya membuat ikan Arwana miliknya jadi terbiasa dengan pakan tersebut, sehingga tidak mau memakan jenis pakan lainnya, bahkan kelabang mati sekalipun.

Untuk mengatasi ikan Arwana yang tidak mau makan caranya mudah sekali, yakni ikan Arwana tersebut perlu dipuasakan selama seminggu atau 7 hari tanpa makanan apapun. Setelah itu, baru Anda bisa memberikan jenis pakan lainnya selain kelabang hidup, seperti ikan kecil atau jangkrik. Biasanya apabila sudah dipuasakan, ikan Arwana ini akan jadi sangat kelaparan dan kembali melahap pakan yang sudah Anda sediakan. Tetapi jika yang terjadi ikan Arwana milikmu masih tidak mau makan, maka Anda bisa memberikan pakan berupa ikan hidup, dan biarkan sampai ikan tersebut mau menerima makanan yang Anda berikan.

4. Mata ikan Arwana juling

Untuk jenis penyakit yang berikut ini biasanya terjadi karena terlalu seringnya Anda memberikan pakan yang tenggelam, atau ikan hidup yang berenang di dasaran aquarium. Sebab hal tersebut menjadikan ikan Arwana sering melihat ikan kecil yang ada di bawahnya, dan hal ini menjadikan mata ikan Arwana jadi juling. Dengan kondisi yang seperti inilah membuat otot mata ikan Arwana tersebut menjadi memanjang, dan menyebabkan kejulingan.

Cara mengatasi mata juling pada ikan Arwana ini juga mudah sekali, yakni dengan memindahkan ikan Arwana tersebut ke dalam tempat yang lebih luas, dan mendapatkan sinar matahari cukup. Tempat yang bisa digunakan berupa fiberglass atau kolam semen sembari diberikan pakan terapung. Cara tersebut dipercaya cukup efektif sekali dalam mengatasi mata ikan Arwana juling.

5. Dubur bengkak dan memerah

Anda mungkin saja sering sekali pada saat melihat dubur ikan Arwana memerah menganggap ikan tersebut sedang birahi. Tetapi faktanya hal tersebut salah besar, malah itu jadi pertanda bahwa ikan Arwana Anda sedang dalam masalah yang cukup serius yang bisa berujung pada kematian. Gejala satu ini bisa terlihat dengan perubahan warna pada dubur jadi kemerahan dan apabila dibiarkan begitu saja maka akan jadi bengkak. Warna kemerahan yang disertai bengkak ini terjadi karena ada masalah pada bagian pencernaan ikan Arwana.

Baca juga: Tips Cara Merawat Anakan Ikan Arwana

Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda bisa memberikan obat berupa Ammonium Sulfat. Ammonium Sulfat ini nanti akan membantu atasi dubur Arwana yang memerah dan bengkak dengan cepat.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang penyakit yang sering menyerang ikan Arwana dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Labels: Ikan arwana

Thanks for reading 5 Penyakit yang Sering Menyerang Ikan Arwana dan Cara Mengatasinya. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "5 Penyakit yang Sering Menyerang Ikan Arwana dan Cara Mengatasinya"